Masih Misterius, 5 Kisah Pembunuhan Anak Ini Belum Terungkap

Masih Misterius, 5 Kisah Pembunuhan Anak Ini Belum Terungkap

Masih Misterius, 5 Kisah Pembunuhan Anak Ini Belum Terungkap

Kasus kriminal terhadap anak-anak sangatlah begitu banyak ragam menjadi masalah penculikan, penyerangan, pemerkosaan, pembunuhan lebih-lebih hingga pemangsaan.
FS88BET
Ribuan masalah pembunuhan anak tidak pernah terpecahkan lebih-lebih para pembunuhnya pun tidak pernah diadili.

Sampai akhirnya, orangtua berasal dari anak-anak tersebut pun meninggal dunia tanpa mengetahui akhir berasal dari kisah pembunuhan terhadap anak mereka.

Dilansir berasal dari listverse.com, Senin (14/10/2019), tersebut masalah pembunuhan anak yang hingga kini masih belum terungkap mengetahui dan tak mendapat keadilan:

1. Cédrika Provencher

Pada 31 Juli 2007, Cédrika Provencher yang berusia 9 tahun keluar di Trois-Rivières, Quebec ketika dia sedang bersepeda, mengetuk sebagian pintu tetangganya dan menanyakan apakah mereka telah menyaksikan seekor anjing. Kemudian dia keluar terjadi keluar berasal dari hutan bersama seorang teman dan seorang pria mengikuti berasal dari belakang.

Dia konsisten bersepeda di taman dan jalan-jalan di tempat tersebut. Pada pukul 20.30 malam itu, sepedanya ditemukan bersandar terhadap sebuah hidran namun tidak tersedia tanda-tanda kerbaradaan Cédrika.

72 jam setelah menghilangnya gadis itu, titik terang menujukkan Cédrika telah diculik. Cédrika diketahui diminta seorang pria tak dikenal untuk menolong melacak anjingnya yang hilang, dan sekarang mengetahui bahwa pria yang mengikuti gadis itu dan temannya keluar berasal dari hutan mungkin adalah orang yang membawanya.

Pencarian atas masalah tersebut adalah tidak benar satu yang terbesar di dalam sejarah Quebec. Sisa-sisa Cedrika ditemukan terhadap 11 Desember 2015 di Saint-Maurice, nyaris 15 km berasal dari tempat Cédrika terakhir terlihat.

Satu-satunya tersangka di dalam kematiannya, Jonathan Bettez, menjelaskan terhadap 2019 ia menggugat kepolisian sebesar $ 10 juta sebab “mengatur” masalah pornografi anak terhadapnya. Dia tidak pernah ditangkap sebab pembunuhan Cédrika dan tidak tersedia tersangka lain hingga kini.

2. Sharmini Anandavel

Sharmini Anandavel, gadis berusia 15 tahun amat menantikan untuk lulus berasal dari SMP dan menghendaki menghemat duit untuk belanja sepatu baru sehingga cocok bersama gaun kelulusannya. Pada 12 Juni 1999, Sharmini meninggalkan gedung apartemennya di Don Mills, Toronto setelah berikan mengetahui orangtuanya bahwa dia akan mengawali pekerjaan baru, yang akan membantunya meraih duit yang dibutuhkannya untuk sepatu.

Sharmini tidak pernah sukses pulang lagi sejak pas itu. Empat bulan setelah dia terakhir terlihat, tengkorak dan rahangnya ditemukan di jurang di sebelah Sungai Don. Tersangka utama adalah seorang lelaki berusia 23 tahun, Stanley Tippett, yang kebetulan adalah tetangga keluarga Anandavel.

Pekerjaan yang dilamar oleh Sharmini adalah posisi sebagai resepsionis, cocok bersama apa yang dikatakan gadis itu kepada orangtuanya, namun teman-temannya tidak mengetahui apa-apa mengenai pekerjaan itu. Saksi mata menyaksikan Sharmini duduk di bangku dekat Peanut Plaza, tidak jauh berasal dari mal. Lamaran pekerjaan kosong ditemukan di kamarnya. Polisi kemudian menjelaskan tidak tersedia unit layaknya itu di di dalam departemen mereka.

Aplikasi ini diberikan kepada Sharmini oleh Stanley Tippett. Tippett akhirnya ditahan di penjara namun tidak untuk masalah pembunuhan Sharmini. Hingga pas ini, masih belum diketahui apa yang sebenarnya sebabkan kematian Sharmini dan siapa yang membunuhnya.

3. Clare Morrison

Pada 18 Desember 1992, Clare Morrison yang berusia 13 tahun dan temannya mendatangi Geelong Mall di Victoria, Australia. Clare berikan mengetahui temannya bahwa dia akan naik bus pulang untuk mengambil duit yang akan dipakai untuk keperluan belanja Natal.

Namun, sejak itu dia tidak pernah kembali. Keesokan harinya tubuhnya yang nyaris telanjang ditemukan di dekat Bells Beach. Dia telah dipukuli, dicekik, dan digigit hiu. Shane McLaren yang berusia 18 tahun menjelaskan kepada polisi bahwa dia melihatnya masuk ke mobil biru bersama dua pria.

Butuh sebagian bulan bagi polisi untuk mengetahui bahwa McLaren berbohong, dan mereka menangkapnya sebab sumpah palsu. Dia terhitung tetap jadi hanya satu tersangka di dalam pembunuhan itu, namun dia tetap tidak bersalah.

Baru-baru ini saudara laki-laki Clare, Andrew, mengajukan petisi untuk hadiah $ 50.000 untuk tiap-tiap Info yang akan mengarah terhadap penangkapan atas pembunuhannya. Investigasi berlanjut, namun hingga pas ini tidak tersedia Info baru yang diperoleh.

4. Rikki Neave

Rikki Neave punya kehidupan yang mengerikan sebelum saat meninggal terhadap umur 6 tahun. Pada pas dia berusia 3 tahun, ibunya telah berulang kali meninggalkannya di luar di dalam cuaca dingin di sedang malam, menangis hingga tetangga memanggil layanan sosial.

Warga Peterborough, Cambridgeshire melaporkan menyaksikan Ruth Neave menggantung putranya di atas jembatan dan menulis ‘idiot’ di dahinya bersama pena. Dia mencuci mulutnya bersama cairan pembersih dan membakarnya bersama korek api. Ruth terhitung meninju muka Rikki, menendangnya dan sering menyuruhnya keluar di malam hari untuk mengambil narkoba.

Pada 28 November 1994, Rikki pergi ke sekolah dan tidak pernah kembali. Tubuhnya yang telanjang ditemukan terhadap hari selanjutnya di hutan dekat rumahnya. Dia dicekik. Ruth Neave diadili atas pembunuhan putranya dua tahun kemudian, namun kemudian dibebaskan oleh juri. Namun dia dijatuhi hukuman 7 tahun penjara sebab pengabaian anak yang ekstrem. Pembunuhan Rikki Neave masih belum terpecahkan hingga pas ini.

5. Siphamandla Madikane

Pada November 2013, Siphamandla Madikane yang berusia 10 tahun hilang pas bermain bersama teman-teman di permukiman tempat Ramaphosa di Ekurhuleni, Johannesburg. Ketika teman-temannya diinterogasi oleh polisi, mereka semua melaporkan seorang pria mengawasi mereka bermain dan akhirnya mendekati mereka.

Pria itu menanyakan apakah tidak benar satu berasal dari anak laki-laki itu menghendaki pergi bersamanya untuk sebabkan panggilan telepon. Siphamandla rupanya sepakat untuk menemani pria itu. Beberapa hari kemudian, seorang bagian komunitas terjadi dan mendapatkan mayat Siphamandla. Celana pendek dan celana dalamnya telah dilepas, kaus kaki dimasukkan ke mulutnya, tersedia luka tusuk di lehernya dan dia telah terbakar. Di sebelah tubuh itu terhitung terkandung sebuah kondom bekas.

Kunjungi Juga : Kumpulan Kisah Misteri

Pembunuhan yang mengejutkan warga dan sebabkan orang tua Siphamandla terpukul. Investigasi berlanjut, namun hingga pas ini, tidak tersedia tersangka yang ditangkap atas kejahatan mengerikan ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *