Mitos Ular, Gerbang Emas hingga Misteri Mobil Tersesat di Hutan Gunung Putri Majalengka

Mitos Ular, Gerbang Emas hingga Misteri Mobil Tersesat di Hutan Gunung Putri Majalengka

Mitos Ular, Gerbang Emas hingga Misteri Mobil Tersesat di Hutan Gunung Putri Majalengka

Penyebab tersesatnya mobil Toyota Avanza di kawasan rimba Gunung Putri, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, masih menjadi misteri.
Pasang Bola
Polisi terus mendalami penyebab mobil selanjutnya tersesat sampai sejauh lima kilometer berasal dari kawasan hutan ke jalan raya. Namun, dibalik momen tersebut, keluar sejumlah mitos yang diakui menjadi salah satu pemicu mobil tersesat.

Dari informasi yang dihimpun, tersedia mitos yang berkembang Jalan Raya Maniis – Panjalu. Diketahui, jalan selanjutnya merupakan alternatif menuju ke Tasikmalaya.

Ada dua mitos yang kini diyakini warga untuk mengimbau pengguna jalan dikala melintas di kawasan ini.

Mitos pertama, pengendara yang melintas dilarang mengeluhkan keadaan jalan yang gelap tertutup kabut. Mitos kedua, pengguna jalan dilarang melintas lagi ke jalan yang serupa untuk kedua kalinya baik menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya.

“Biasanya yang menjadi korban selamanya pendatang atau bukan warga sini. Jadi kalau tersedia pengendara yang mengeluh jalan gelap tertutup kabut kebanyakan bakal kena usil makhluk gaib yang tersedia di lokasi itu. Jadi biasa saja dan sopan di sini sebenarnya tiap hari kabut turun kalau hujan dan cerita mistisnya kental,” kata seorang warga Desa Maniis, Muhamad Yana (37), Senin (15/2/2021).

Sejumlah kejadian dulu dialami pengendara yang lain. Yana mengungkapkan, banyak mobil yang tiba-tiba mesinnya mati sebab mengeluh kala perjalanan. Mulai berasal dari mogok sampai kesasar.

Yana mengimbau sehingga pengendara tidak mengucapkan kata Poek atau gelap. Selain itu, Yana kerap mendapat cerita pengendara yang memandang ular dan gerbang emas di sepanjang jalan Maniis – Panjalu.

“Ada lagi cerita pengalaman pengendara memandang gapura emas lantas di bawah tersedia pohon besar banyak yang kecelakaan katanya tersedia anak kecil tersedia orang tua. Kebanyakan yang kecelakaan itu pendatang bukan warga sini,” ujar dia.

Kepala Dusun I Desa Maniis Kabupaten Majalengka Asep Saepulrohman mengatakan, terhadap mitos yang kedua, kalau pengendara yang telah melintasi jalan selanjutnya berasal dari Tasikmalaya menuju Cirebon, dilarang melintasinya lagi kala bakal lagi menuju Tasikmalaya.

“Jadi kalau yang telah melalui sini sekali, pulangnya jangan melalui sini lagi mending cari jalan lain. Mitosnya begitu sebenarnya di jalan ini,” ujar Asep.

Asep menyatakan Desa Maniis berasal berasal dari kata niis yang bermakna istirahat. Dia menuturkan, jalan Maniis – Panjalu dahulu merupakan area istirahat pasukan Kolonial Belanda kala menempuh perjalanan.

Ia berpesan kepada siapapun yang melintasi jalan selanjutnya untuk selamanya waspada dan memanjatkan doa. Selain sebab hal tak kasat mata itu, keadaan jalan yang curam juga menyebabkan hal-hal tak di idamkan layaknya kecelakaan rawan terjadi.

“Kalau yang melintas di jalan ini intinya mesti berdoa dan hati-hati,” tutup Asep.

Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Polsek Cingambul Polres Majalengka sukses mengevakuasi mobil yang tersesat di rimba Gunung Putri Desa Maniis Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka.

Kunjungi Juga : Kumpulan Kisah Misteri

Proses evakuasi dibantu oleh warga kurang lebih terhadap Minggu, 14 Februari 2021 pukul 10.00 Wib. Kendaraan model Toyota Avanza no polisi Z 1167 LD selanjutnya tersesat lumayan jauh berasal dari jalan raya.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *